Kakek Ini Mengaku Lebih Bahagia Jadi Karyawan daripada Pemilik Perusahaan

Kakek
Palakorn Tesnam dan Uncle Pracha. Foto: Facebook/พลากร เทศนำ

SudutPandang.id-Setiap orang memiliki sudut pandang tersendiri tentang kebahagiaan. Seperti seorang kakek 81 tahun asal Thailand ini, yang dipanggil dengan sebutan Uncle Pracha.

Ia justru merasa bahagia setelah bekerja sebagai seorang karyawan di pusat perbelanjaan. Padahal sebelumnya, dia adalah CEO di sebuah perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 200 orang.

IMG-20220125-WA0002

Dilansir dari WorldofBuzz, dulu Pracha adalah pemilik sebuah perusahaan dengan pegawai lebih dari 200 orang, namun sayangnya bangkrut. Kini, ia mengaku bahagia bekerja sebagai seorang sales assistant di mall.

Kisah Pracha dibagikan oleh seorang warganet bernama Palakorn Tesnam di Facebook pada Minggu (12/1/2020). Dalam unggahannya, warganet itu menceritakan pertemuannya dengan Pracha di sebuah pusat perbelanjaan.

Saat itu, Pracha menanyakan pada Palakorn apakah ia membutuhkan troli belanja. Percakapan mereka pun akhirnya mengalir setelahnya. Palakorn mulai menanyakan kenapa Pracha masih bekerja di usianya yang sudah lanjut.

Pracha menjawab bahwa dirinya masih butuh makan dan bertahan hidup. Ia mengaku bersyukur pihak pusat perbelanjaan masih mau menerima pria seusianya untuk bekerja di sana.

Pracha kemudian menceritakan kisahnya yang dulu pernah menjadi seorang CEO di perusahaan yang mempekerjakan 200 orang, sebelum pada akhirnya tutup. Ia mengaku saat itu ia tak punya teman sejati.

Ia mengungkapkan, bahwa saat itu tak ada yang mau membantunya. Ia harus menyelesaikan semua masalahnya sendirian. Kini ia mengaku bahagia bisa bekerja sebagai seorang sales assistant.

Kepada Palakorn, ia pun memberikan wejangan hidup. Ia menyarakan untuk tidak minum minuman beralkohol dan soft drink serta merokok terlalu banyak. Ia kemudian berpesan untuk tidak terlalu serius menghadapi segala sesuatu. Semua itu demi menjaga kesehatan.(vic*)

Sumber: kumparan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.