Saat PNS Jadi Pekerjaan Impian, Pria Ini Malah Memilih Mundur, Ini Alasannya

Momen perpisahan saat salah satu PNS mengundurkan diri. (Foto: Instagram @kaligrafi_danishabby

Sudut Pandang.id-“Bukan untuk menjadi sok suci, karena ketika nanti waktunya tiba, saya sendiri yang harus mempertanggungjawabkan apa yang saya perbuat, apa yg saya lihat, apa yg saya dengar, dan apa yang saya rasakan,”

Demikian ditulis pemilik akun Instagram @kaligrafi_danishabby, yang diunggah pada Senin (2/12/2019). Seorang pria yang mengaku berasal dari Bantul, Yogyakarta, yang mengundurkan diri sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

IMG-20220125-WA0002

Sontak, unggahan tersebut pun mencuri perhatian warganet. Banyak juga yang turut memberikan komentar dalam unggahan itu. Betapa tidak, berkarier sebagai PNS merupakan impian bagi banyak orang saat ini di Indonesia.

Ia pun menceritakan dirinya memulai karier sebagai tenaga hororer pada tahun 2005. Lima tahun kemudian, ia diangkat sebagai CPNS. Baru setahun kemudian ia resmi menjadi PNS pada 2011.

ia menceritakan dirinya memulai karier sebagai tenaga hororer pada tahun 2005. Lima tahun kemudian, ia diangkat sebagai CPNS. Baru setahun kemudian ia resmi menjadi PNS pada 2011.

“Mulai karier dari tenaga hororer sebagai keamanan kantor di pada tahun 2005. Diangkat CPNS di tahun 2010 dan menjadi PNS di tahun 2011,” tulis @kaligrafi_danishabby.

Sebelum memutuskan mundur sebagai PNS, Ia sempat menjadi staf bagian keuangan di instansi tempat ia bekerja. Selama 4 tahun menjalankan tugas itu, kariernya terbilang cukup mulus. Bahkan, ia pun sempat naik jabatan dari staf biasa menjadi ketua tim admin perencanaan anggaran.

Seiring dengan pencapaian itu, pria ini justru merasa semakin tidak nyaman. Ia mengaku semakin takut, merasa hati dan pikiran tak sejalan. Apalagi, dirinya merasa memikul amanah yang besar sebagai PNS. Ada sumpah yang diikrarkan serta harus dipertanggungjawabkan di dunia maupun di akhirat.

“Pekerjaan sebagai ASN adalah amanah yg sangat besar, digaji oleh rakyat, dan ada sumpah yg diucapkan ketika awal menjabat. Dengan sistem yang ada rasanya berat sekali tugas ini bisa dijalankan dengan benar dan penuh amanah,” lanjutnya.

Keputusannya untuk mundur sebagai PNS diakuinya sebagai pilihan yang sulit. Sampai akhirnya dirinya benar-benar mantap untuk mengundurkan diri pada 1 Juli 2019 lalu dengan segala konsekuensinya.(her)*

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.