Berita  

Tersambar Petir, 3 Siswa Brimob Watukosek Meninggal Dunia

Petir
BMKG) mengingatkan masyarakat agar waspada akan potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang dapat terjadi di sejumlah provinsi di Indonesia pada Sabtu (18/9/2021)/Foto:ilustrssi.dok.net

Pasuruan, Sudut Pandang.id-Delapan siswa Pusat Pendidikan Brigade Mobile (Brimob) Polri tersambar petir saat menjalani latihan di Gunung Ringgit, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin (16/12/2019). Tiga di antaranya meninggal dunia, sedangkan lima siswa lainnya mengalami luka bakar.

Informasi pihak kepolisian menyebutkan, tiga korban yang meninggal itu adalah Wisnu Sakti S dengan nomor siswa 048 pengiriman dari Jawa Tengah, Fredy Kusdianto nomor siswa 182 asal pengiriman Jawa Timur, dan Rizky Setiawan Pratama nomor siswa 244 asal pengiriman dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

IMG-20220125-WA0002

Pada Senin pagi, sekitar pukul 06.00 WIB, Batalyon A Dasar Bintara melakukan pendakian dalam rangka latihan dari Desa Talunongko, Pasuruan, dengan rute Gunung Ringgit dan Welirang.

3 siswa Brimob Watukosek meninggal dunia/net

Namun, ketika berada di puncak Gunung Ringgit sekitar pukul 13.00 WIB cuaca mendung dan tidak lama hujan pun turun sangat deras. Saat itulah petir menyambar delapan siswa Brimob.

Rombongan siswa Batalyon A yang selamat kemudian langsung turun melalui jalur Surya, Tretes. Sementara rombongan siswa Batalyon B bergeser ke Markas Komando Pusdik Brimob di Watu Kosek.

Kabid Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan kejadian tersebut. Dua ambulans dan tim medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim dikirim ke lokasi untuk menangani korban.(yos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.