Menteri PKP Tinjau Program RSLH dari PT Djarum di Kudus

Menteri PKP
Menteri PKP Tinjau Program RSLH dari PT Djarum di Kudus (Foto: SP)

KUDUS, SUDUTPANDANG.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Menteri PKP), Maruarar Sirait, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, untuk melihat secara langsung pelaksanaan Program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) yang dijalankan PT Djarum. Program ini merupakan komitmen nyata sektor swasta dalam mendukung pemerintah mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian layak.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP didampingi Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi, Sekda Kabupaten Kudus Revlisianto Subekti, COO PT Djarum Victor Rachmat Hartono, dan General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto.

Setelah meninjau rumah baru milik Roisnan, warga Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Menteri Maruarar memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah PT Djarum dalam menyediakan hunian sehat bagi keluarga kurang mampu.

“Program RSLH dari PT Djarum bukan sekadar pembangunan fisik rumah, tetapi pemulihan martabat dan harapan masyarakat. Saya tidak ragu menyebut Djarum sebagai perusahaan yang paling banyak membangun dan merenovasi rumah untuk warga tidak mampu,” ujar Maruarar Sirait.

Roisnan, seorang buruh serabutan, sebelumnya tinggal di rumah yang rapuh dan tidak layak huni. Kini ia dan keluarganya dapat menempati rumah baru yang lebih aman, nyaman, dan sehat.

BACA JUGA  Dua Pejabat Eselon I Dilantik Jaksa Agung Burhanuddin

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai program RSLH dari PT Djarum menjadi contoh kolaborasi ideal antara pemerintah dan sektor swasta dalam menangani kemiskinan ekstrem.

“Tujuan utama kita adalah menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan. Program RSLH ini bukti gotong royong pemerintah dan swasta untuk mengurangi rumah tidak layak huni,” tegasnya.

Per Oktober 2025, PT Djarum telah merealisasikan 517 unit rumah layak huni di tujuh kabupaten di Jawa Tengah Kudus, Blora, Grobogan, Demak, Pemalang, Temanggung dan Rembang.

Seluruh rumah dibangun mengikuti standar rumah sehat, mulai dari kekuatan bangunan, ventilasi, pencahayaan, ketersediaan sanitasi, hingga akses air bersih.

COO PT Djarum, Victor Rachmat Hartono, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya dilihat dari jumlah rumah yang dibangun, tetapi juga perubahan sosial yang dirasakan penerima manfaat.

“Rumah yang layak adalah langkah awal menuju peningkatan kesejahteraan keluarga. Melalui RSLH, kami ingin memastikan warga memiliki tempat tinggal yang aman dan menjadi pijakan untuk kehidupan yang lebih baik,” jelas Victor.

BACA JUGA  Kepala BPN-Bupati Karawang Serahkan Sertipikat Untuk Masyarakat

Penerima manfaat, Roisnan, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.

“Sekarang kami bisa tinggal dengan layak. Terima kasih kepada PT Djarum dan pemerintah,” ungkapnya haru.

General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, menjelaskan bahwa pembangunan rumah layak harus sejalan dengan peningkatan sanitasi dan pola hidup sehat.

Melalui Program Sanitasi Terpadu Djarum yang diluncurkan sejak 2024, hingga Oktober 2025 telah dibangun 2.103 unit sanitasi aman dan sambungan PDAM di tiga kabupaten 1.444 unit di Kudus, 366 unit di Temanggung dan 293 unit di Wonogiri.

Program ini difokuskan untuk mendukung kesehatan lingkungan serta menurunkan risiko stunting.

“Rumah layak harus didukung sanitasi yang baik dan lingkungan sehat. Kami ingin keluarga tidak hanya memiliki rumah yang nyaman, tetapi juga hidup di lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak,” ujar Budiharto.

Selain meninjau program RSLH, Menteri Maruarar juga menghadiri sosialisasi Kredit Multiguna Usaha MerDeKa (KMU MerDeKa) dari BCA yang ditujukan bagi pelaku UMKM sektor perumahan, konstruksi, dan material bangunan.

BACA JUGA  Tiga Pilar dan Warga Bendorejo Bersatu Perbaiki Jalan

Kunjungan ditutup dengan meninjau SMK Raden Umar Said (RUS), salah satu sekolah binaan Bakti Pendidikan Djarum Foundation yang dikenal unggul dalam bidang animasi dan teknologi kreatif.

Kunjungan kerja ini menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan swasta dalam menyediakan hunian layak, sanitasi sehat, dan peluang ekonomi. Melalui program RSLH dan Sanitasi Terpadu, PT Djarum semakin menguatkan komitmennya membangun kehidupan masyarakat secara holistik mulai dari rumah sehat hingga peningkatan kesejahteraan.(04)