PTP Nonpetikemas Banten Bongkar 70.392 Ton Gandum Impor

Ptp nonpetikemas
PTP Nonpetikemas Banten Bongkar 70.392 Ton Gandum Impor (Foto: Net)

BANTEN, SUDUTPANDANG.ID – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Banten menangani aktivitas bongkar muat komoditas gandum dalam jumlah besar di Pelabuhan Ciwandan, Banten. Sebanyak 70.392 ton gandum milik PT Nutrindo Bogarasa dibongkar dari kapal MV Danae R pada Sabtu (7/3/2026).

Kapal pengangkut gandum tersebut diketahui datang dari pelabuhan muat di Argentina dan mulai bersandar di Dermaga 05C Pelabuhan Banten pada 27 Februari 2026 sekitar pukul 18.30 WIB.

Setelah seluruh proses pemeriksaan serta klarifikasi dokumen sesuai ketentuan kepelabuhanan diselesaikan, kegiatan bongkar muat segera dilakukan oleh tim operasional pelabuhan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut didukung oleh berbagai peralatan operasional, antara lain tiga unit Gantry Luffing Crane, tiga unit hopper, sekitar 70 unit truk pengangkut, serta wheel loader yang digunakan untuk proses trimming dan pembersihan muatan.

BACA JUGA  Satpol PP Tangsel Buru Buaya yang Dikabarkan Lepas di Sungai Cisadane

Proses penanganan logistik ini juga melibatkan sejumlah pihak dalam rantai distribusi. PT Nutrindo Bogarasa bertindak sebagai pemilik kargo, sementara PT Benua Indah Gemaca berperan sebagai shipping line. Adapun kegiatan bongkar muat atau stevedoring ditangani oleh PTP Nonpetikemas Cabang Banten.

Distribusi darat komoditas tersebut didukung oleh beberapa perusahaan trucking, yaitu PT Wangsa Binathara Indonesia, PT Ratu Melati, dan PT Banten Citra Abadi. Sementara itu, pengawasan mutu komoditas dilakukan oleh PT Artha Buana sebagai surveyor independen.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Andi Purwantoro, menjelaskan bahwa kegiatan bongkar muat gandum dalam jumlah besar ini menjadi bukti kesiapan fasilitas dan operasional pelabuhan dalam menangani komoditas curah kering, khususnya komoditas pangan yang memiliki peran strategis.

“Pembongkaran gandum ini merupakan bagian dari dukungan pelabuhan terhadap kelancaran distribusi bahan baku industri pangan nasional,” ujar Andi.

BACA JUGA  KPK Gelar OTT di Banten, Lima Orang Diamankan

Ia menambahkan bahwa PTP Nonpetikemas Cabang Banten terus berupaya meningkatkan produktivitas operasional dan kualitas layanan guna memastikan arus logistik komoditas strategis dapat berjalan dengan efisien dan tepat waktu.

Selama proses bongkar muat berlangsung, perusahaan juga memastikan penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta keamanan pelabuhan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pengawasan mutu komoditas pun dilakukan secara ketat guna menjaga kualitas gandum selama proses penanganan di area pelabuhan.

Sebagai operator terminal nonpetikemas di wilayah Pelabuhan Banten, PTP Nonpetikemas Cabang Banten memiliki peran penting dalam mendukung distribusi berbagai komoditas curah yang menjadi bagian dari rantai pasok nasional.

Terminal ini melayani berbagai jenis komoditas, mulai dari curah kering, curah cair, hingga general cargo. Komoditas curah kering yang ditangani antara lain gandum, batubara, nikel ore, semen, gypsum, dan cangkang.

BACA JUGA  Dishub DKI Imbau Masyarakat Tak Parkir Sembarangan

Sementara untuk curah cair meliputi aspal cair, HSD, methanol, paraxylene, dan sulfur. Adapun untuk general cargo mencakup muatan seperti alat berat, struktur baja, serta berbagai jenis kargo lainnya.(PR/04)