Kediri  

Imigrasi Kediri Buka Layanan Paspor di CFD, Diserbu Warga

Imigrasi Kediri saat menggelar pelayanan Eazy Passport di CFD. (Foto: Humas Imigrasi Kediri).

KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID– Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri menghadirkan layanan Eazy Passport, pemeriksaan kesehatan gratis, dan kegiatan Fun Run saat Car Free Day (CFD) di Jalan Dhoho depan Hotel Grand Surya Kediri, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan bertajuk “Imigrasi untuk Rakyat” itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat karena menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah dijangkau.

Program jemput bola yang digelar sejak pagi tersebut menjadi langkah inovatif Kantor Imigrasi Kediri dalam mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.

Selain memberikan kemudahan pengurusan paspor, kegiatan itu juga dibarengi edukasi penggunaan aplikasi M-Paspor serta sosialisasi pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Pelayanan Eazy Passport mulai dibuka pukul 06.00 WIB dengan kuota sebanyak 30 pemohon. Tingginya minat masyarakat terlihat dari hampir seluruh kuota yang terisi.

Sebanyak 28 warga tercatat telah mendaftarkan diri melalui situs resmi Kantor Imigrasi Kediri sebelum pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri mengatakan, pelayanan paspor di area CFD merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, banyak warga yang kesulitan mengurus paspor pada hari kerja karena aktivitas pekerjaan maupun kesibukan lainnya.

“Layanan Eazy Passport di CFD ini menjadi solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke kantor imigrasi pada hari kerja. Kami ingin pelayanan semakin mudah diakses dan lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA  Tim Hukum FREN Laporkan Media Online dan LSM

Pelayanan paspor di ruang terbuka seperti CFD juga dinilai efektif menjangkau masyarakat yang sedang berolahraga maupun menikmati aktivitas akhir pekan bersama keluarga.

Konsep tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan layanan keimigrasian yang cepat, praktis, dan modern.

Salah seorang pemohon paspor, Sutik Amah, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan Eazy Passport di kawasan CFD.

Ia menilai pelayanan di luar kantor membuat proses pengurusan paspor menjadi lebih mudah dan efisien.

“Dengan adanya layanan ini saya tidak perlu datang ke kantor Imigrasi. Pada hari kerja saya memiliki kesibukan, sehingga pelayanan di CFD seperti ini sangat membantu,” katanya.

Selain layanan paspor, Kantor Imigrasi Kediri juga menggelar kegiatan Fun Run yang diikuti pegawai imigrasi dan masyarakat yang berada di kawasan CFD Jalan Dhoho.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Masyarakat yang hadir tampak mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dengan tertib.

Fun Run tersebut sekaligus menjadi ajang membangun kedekatan antara petugas imigrasi dan warga melalui kegiatan olahraga bersama di ruang publik.

BACA JUGA  Bareskrim: Kronologi 1.047 Mahasiswa Korban 'Magang' ke Jerman

Tidak hanya fokus pada pelayanan keimigrasian, Kantor Imigrasi Kediri juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Fasilitas tersebut menjadi salah satu layanan yang paling diminati selama kegiatan berlangsung.

Sebanyak 50 warga tercatat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan panitia. Warga dapat melakukan pengecekan kondisi kesehatan dasar tanpa dipungut biaya.

Salah seorang pengunjung CFD, Anis Nikmatul, memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang digelar Kantor Imigrasi Kediri tersebut.

Menurutnya, pelayanan kesehatan gratis sangat membantu masyarakat yang sedang beraktivitas di CFD.

“Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat membantu masyarakat. Sambil jalan-jalan di CFD, saya bisa sekalian cek kesehatan secara gratis. Ini sesuai dengan jargon Imigrasi untuk Rakyat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, petugas imigrasi juga aktif memberikan edukasi mengenai penggunaan aplikasi M-Paspor kepada masyarakat.

Sosialisasi dilakukan agar warga semakin memahami proses pengajuan paspor secara digital yang lebih praktis dan efisien.

Selain edukasi layanan digital, petugas turut membagikan brosur terkait pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya perdagangan orang.

Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diingatkan untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan ilegal di luar negeri yang berpotensi menimbulkan praktik eksploitasi.

BACA JUGA  KPU Kabupaten Kediri Resmi Tetapkan Bupati dan Wabup Terpilih 

Edukasi migrasi aman dinilai penting untuk menekan angka TPPO yang masih menjadi perhatian pemerintah.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIB dalam keadaan tertib dan lancar. Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kediri berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk inovasi pelayanan publik yang cepat, mudah, humanis, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan mengusung semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, Kantor Imigrasi Kediri ingin memastikan pelayanan keimigrasian tidak hanya berfokus pada administrasi, tetapi juga hadir memberikan nilai sosial dan edukasi bagi masyarakat luas. (CN)