Berita  

SPSL Group Salurkan 49 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) Group kembali menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Pelindo Berbagi Qurban tahun 2026. (Foto: ist/SP)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID — Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) Group kembali menyalurkan puluhan hewan kurban kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Pelindo Berbagi Qurban 2026”.

Pada tahun ini, SPSL Group menyalurkan sebanyak 49 ekor hewan kurban yang didistribusikan ke sejumlah daerah di Indonesia, meliputi Jakarta, Bekasi, Semarang, Surabaya, Mempawah, Pontianak, Banjarmasin, Maluku, Ambon, Palembang, Jambi, Lampung, Natuna, Bitung, Makassar, Kuala Tanjung, hingga Belawan.

Program sosial tahunan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan sekaligus mendukung pemberdayaan peternak lokal di Indonesia.

Di tengah momentum Iduladha yang identik dengan nilai pengorbanan dan solidaritas sosial, SPSL Group tidak hanya berfokus pada penyaluran hewan kurban, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih luas melalui penggunaan hewan ternak dari peternak dalam negeri.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, mengatakan program “Pelindo Berbagi Qurban 2026” dirancang sebagai bentuk ibadah sekaligus kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat.

Menurut Dewi, SPSL Group ingin memastikan momentum Iduladha dapat memberikan kebahagiaan kepada masyarakat sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan peternak lokal melalui pembelian hewan ternak dari dalam negeri.

BACA JUGA  Pria Berkaos Polisi Bawa Pistol Pukul Sopir Taksi Online

“Melalui program Pelindo Berbagi Qurban tahun 2026, kami ingin memastikan bahwa momentum Iduladha dapat menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat sekaligus mendukung peternak lokal. Hewan kurban yang disalurkan berasal dari peternak dalam negeri dan telah melalui proses verifikasi secara ketat,” ujar Dewi, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, proses verifikasi dilakukan secara menyeluruh mulai dari identifikasi ternak, pemeriksaan kesehatan, hingga memastikan hewan kurban memenuhi ketentuan syariat Islam.

Selain itu, SPSL Group juga memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan memenuhi standar kesehatan dan keamanan yang telah ditetapkan pemerintah.

Menurut Dewi, hewan kurban yang disalurkan dipastikan bebas dari berbagai penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), lumpy skin disease (LSD) atau lato-lato, antraks, hingga cacingan.

“Seluruh tahapan pelaksanaan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta berpedoman pada ketentuan dari Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia,” katanya.

Program TJSL tersebut juga menjadi sarana perusahaan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan dan kawasan bisnis SPSL Group.

Dalam pelaksanaannya, SPSL Group menggandeng Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan di daerah agar proses distribusi hewan kurban berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA  TPK Koja Tebar 40 Hewan Kurban di Tanjung Priok

Dewi menambahkan, keterlibatan berbagai pihak dalam distribusi hewan kurban menjadi bagian penting dalam menjaga transparansi sekaligus memperkuat kolaborasi sosial di lingkungan sekitar perusahaan.

“Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan dan memberikan dampak sosial yang nyata,” ujarnya.

Kehadiran program Pelindo Berbagi Qurban juga mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat. Salah seorang warga penerima bantuan di sekitar wilayah operasional perusahaan, Mariam, mengaku bersyukur atas bantuan hewan kurban yang diterima tahun ini.

“Alhamdulillah, kami merasa senang dan terbantu. Terima kasih kepada SPSL dan Pelindo Group yang setiap tahun terus hadir berbagi dengan masyarakat. Semoga kebaikan ini membawa berkah untuk semua,” kata Mariam.

Apresiasi juga datang dari pihak peternak lokal yang menjadi mitra penyedia hewan kurban. Lukman dari CV Sumber Guna Keluarga mengatakan keterlibatan perusahaan dalam menggunakan hewan ternak lokal memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan usaha peternakan.

Menurutnya, program kurban yang melibatkan peternak lokal mampu membantu menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi pelaku peternakan dalam negeri.

“Kami merasa bangga dapat menjadi bagian dari program ini. Selain membantu masyarakat penerima manfaat, program kurban seperti ini juga sangat berarti bagi peternak lokal karena membuka peluang usaha dan menggerakkan roda ekonomi,” ujar Lukman.

BACA JUGA  Permudah Distribusi Pupuk, Pemerintah Pangkas 145 Regulasi

Sebagai subholding BUMN Kepelabuhanan Pelindo yang bergerak di bidang layanan pendukung pelabuhan dan pengembangan kawasan terintegrasi, SPSL Group menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program TJSL yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Perusahaan berharap program sosial seperti Pelindo Berbagi Qurban dapat terus menjadi sarana memperkuat nilai kepedulian, solidaritas sosial, dan hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat di berbagai daerah.

“Bagi kami, kurban bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi tentang menghadirkan kepedulian, memperkuat hubungan antarsesama, dan memastikan manfaat perusahaan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Semangat berbagi inilah yang ingin terus kami jaga dan tumbuhkan bersama,” tutup Dewi. (09/AGF).