“Kita akan maju bersama dan mensyiarkan dakwah Mathla’ul Anwar di tengah-tengah masyarakat. Dalam kaitan ini, hal terpenting adalah bahwa kita harus bekerja sama dengan ikhlas dan bersemangat.”
TANGSEL, SUDUTPANDANG.ID – Pimpinan Pusat Muslimat Mathla’ul Anwar (PP MUSMA) melakukan audiensi dengan Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA), Dr KH Jazuli Juwaini, MA., di Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, pada Jumat (29/5/2026).
Dalam keterangan pers PP MUSMA, Senin (1/6/2026), menyebutkan bahwa pertemuan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi dalam pelayanan umat dan pengembangan organisasi.
Ketua Umum PP MUSMA Neneng Siti Solihah, M.Pd, hadir bersama sejumlah pengurus, yakni Dra Hj Hernawati, Suratna, SE, Hj. Anarita Sofiah, S.Ag, Hj Titih Sumiati, S.Ag, Hj. Ma’lufah TB Gozali, Lc., Dpl., Hj Serly Andriani, dan Hj Nur Fauziah, S.I.Kom.
Neneng mengatakan, sebagai badan otonom PBMA, PP MUSMA merasa perlu meminta arahan dan masukan dari pimpinan organisasi sebelum menjalankan berbagai program kerja ke depan.
“Sebagai Badan Otonom PBMA, sebelum melangkah ke depan sudah selayaknya kami meminta pengarahan kepada PBMA. Ini adalah kunjungan pertama kami ke PBMA, khususnya kepada Ketua Umum PBMA,” ujar Neneng.
Ia menjelaskan, audiensi tersebut juga dimaksudkan untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta memperluas syiar dan eksistensi Muslimat Mathla’ul Anwar di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Neneng turut menyampaikan harapan agar Dr Hj. Latifah Lamsir, MA, yang merupakan istri Ketua Umum PBMA, bersedia menjadi anggota Dewan Penasehat PP MUSMA.
Selain itu, ia mengusulkan agar pelantikan pengurus baru PP MUSMA periode 2026-2031 dapat dilaksanakan bersamaan dengan pelantikan pengurus baru PBMA.
Sementara itu, Ketua Umum PBMA Jazuli Juwaini yang didampingi Sekretaris Jenderal PBMA H Yanuar Arif Wibowo, SH, menyatakan kesiapan PBMA untuk terus mendampingi dan mendukung berbagai program PP MUSMA.
“Kita akan maju bersama dan mensyiarkan dakwah Mathla’ul Anwar di tengah-tengah masyarakat. Dalam kaitan ini, hal terpenting adalah bahwa kita harus bekerja sama dengan ikhlas dan bersemangat,” kata Jazuli.
Ia juga menyampaikan bahwa pelantikan pengurus baru PBMA dan PP MUSMA direncanakan dilaksanakan secara bersamaan sebagai bentuk kebersamaan dan penguatan konsolidasi organisasi.
Dalam upaya memperkuat kepengurusan PP MUSMA, Jazuli mengusulkan agar Hj Irna Narulita dan Hj Adde Rosi Khoerunnisa, S.Sos., M.Si., bergabung dalam Dewan Penasehat PP MUSMA.
Menurutnya, keterlibatan berbagai tokoh dapat memperkuat peran organisasi dalam menjalankan program-program keumatan.
Jazuli menegaskan bahwa seluruh kader Mathla’ul Anwar harus mengedepankan kepentingan organisasi di atas perbedaan pandangan politik maupun latar belakang masing-masing.
Walaupun kita berbeda pandangan dalam berpolitik dan berbeda latar belakang, tapi pada saat kita menjadi pengurus Mathla’ul Anwar, kita harus fokus bahwa kita adalah kader Mathla’ul Anwar dan berkhidmat untuk Mathla’ul Anwar,” tegasnya.(PR/01)










