ASAHAN, SUDUTPANDANG.ID – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya literasi sejak usia dini melalui kunjungan ke PAUD Sentang serta Perpustakaan dan Taman Baca Nurul Iman di Kabupaten Asahan, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TP PKK Kabupaten Asahan dalam menumbuhkan minat baca anak-anak sejak dini sekaligus mendukung terciptanya generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.
Dalam kunjungan yang dimulai sekitar pukul 10.08 WIB itu, Ny. Yusnila Indriati Taufik didampingi Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Juni Rianto, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Asahan, serta perwakilan Dinas Perpustakaan Kabupaten Asahan.
Rombongan disambut Ketua TP PKK Kecamatan Kisaran Timur beserta kader, kepala dan guru PAUD Sentang, Ketua Relawan Taman Baca Nurul Iman, serta sejumlah tamu undangan yang turut mendukung kegiatan penguatan literasi tersebut.
Kunjungan ini menjadi bentuk komitmen TP PKK Kabupaten Asahan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui pembiasaan membaca dan aktivitas edukatif yang menyenangkan.
Selama berada di lokasi, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan berinteraksi langsung dengan para peserta didik melalui berbagai kegiatan literasi. Anak-anak diajak membaca buku bersama, bermain permainan edukatif, bernyanyi, hingga mengikuti sesi mendongeng yang dikemas secara interaktif.
Suasana hangat dan penuh keceriaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap aktivitas yang bertujuan menanamkan kecintaan terhadap buku sejak usia dini.
Menurut Ny. Yusnila Indriati Taufik, pembiasaan membaca sejak dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, meningkatkan kemampuan berpikir, serta mengembangkan kreativitas anak.
Ia menilai keluarga, sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya literasi.
“Budaya membaca harus dibangun sejak usia dini agar anak-anak terbiasa memperoleh pengetahuan melalui buku dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi,” ujarnya di sela kegiatan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap proses belajar anak-anak, Ny. Yusnila bersama Ny. Juni Rianto menyerahkan bingkisan berupa krayon dan perlengkapan alat tulis kepada seluruh peserta didik PAUD Sentang.
Pemberian bantuan tersebut diharapkan mampu menjadi stimulus bagi anak-anak untuk semakin semangat belajar, menggambar, menulis, dan mengembangkan kreativitas mereka.
Selain memberikan motivasi kepada anak-anak, rombongan TP PKK juga meninjau koleksi buku di Perpustakaan dan Taman Baca Nurul Iman yang selama ini menjadi salah satu pusat kegiatan literasi masyarakat di wilayah tersebut.
Keberadaan taman baca dinilai memiliki peran strategis dalam menyediakan akses bacaan bagi anak-anak maupun masyarakat sehingga budaya membaca dapat terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Asahan juga ingin memperkuat sinergi dengan Dinas Perpustakaan, lembaga pendidikan, kader PKK, relawan taman baca, serta masyarakat dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut dinilai penting agar program peningkatan minat baca tidak hanya berlangsung dalam kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara konsisten.
Penguatan literasi juga menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Asahan. Anak-anak yang terbiasa membaca sejak dini diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis, daya imajinasi yang tinggi, serta karakter yang positif.
TP PKK Kabupaten Asahan menilai kebiasaan membaca tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk sikap disiplin, percaya diri, dan kemampuan berkomunikasi yang baik.
Karena itu, peran orang tua dalam mendampingi anak membaca di rumah dinilai sangat penting sebagai pelengkap pendidikan yang diperoleh di sekolah.
Di sisi lain, keberadaan perpustakaan dan taman baca di lingkungan masyarakat diharapkan semakin dimanfaatkan sebagai ruang belajar, bermain, dan berinteraksi secara positif bagi anak-anak.
Melalui gerakan literasi yang melibatkan berbagai pihak, Kabupaten Asahan diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang memiliki budaya membaca kuat, mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 11.30 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh antusiasme. TP PKK Kabupaten Asahan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperluas budaya literasi di berbagai wilayah Kabupaten Asahan. (MA/09)










