Dirjen KSDAE dan UPT KSDAE NTT Jalin Kerja Sama dengan UNDANA

Dirjen KSDAE dan UPT KSDAE NTT Jalin Kerja Sama dengan UNDANA. (Foto: istimewa)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Direktur Jenderal KSDAE Kementerian LHK dengan Rektor Universitas Nusa Cendana (UNDANA) melakukan kerjasama. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang digelar Rabu (22/6/22) kemarin.

Nota Kesepahaman tersebut mengenai Penguatan Fungsi Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam serta Konservasi Keanekaragaman Hayati melalui Dukungan Pengembangan Inovasi Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kerjasama antara pemangku kawasan konservasi dengan akademisi tersebut, menjadi catatan sejarah bagi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang hadir dalam momen ini adalah Plt. Direktur Jenderal KSDAE, Sekretaris Direktorat Jenderal KSDAE, Direktur Perencanaan Kawasan Konservasi, Kepala Balai Besar KSDA NTT, Kepala Balai TN Komodo, Kepala Balai TN Kelimutu dan Kepala Balai Matalawa. Kemudian dari Undana yang hadir adalah Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M), dan para dekan.

BACA JUGA  Kemlu RI Pastikan Pemulangan 97 WNI Bertahap via Azerbaijan

“Dalam penyelenggaraan konservasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berlandaskan kepada lima hal yaitu Regulation based, Scientific based, Evidence based, Experience based dan Precautionary principle based. Oleh sebab itu Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama ini strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan konservasi di Nusa Tenggara Timur,” kata Plt. Direktur Jenderal KSDAE Bambang Hendroyono dalam arahannya.

Sementara itu, Rektor Undana Dr. Maxs U. E. Sanam menuturkan bahwa Undana menjawab komitmen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang memberikan ruang bagi seluruh institusi untuk mengambil peran dalam bidang konservasi sumber daya alam dan ekosistem. Dengan platform kampus merdeka belajar, terjadi transformasi bahwa pembelajaran dapat dilakukan di dalam dan luar kampus.

BACA JUGA  Sekjen MUI: MIF 2024 Momentum Populerkan Sistem Ekonomi Syariah

“Civitas Undana dapat berkontribusi sesuai dengan kompetensinya untuk berkontribusi melalui riset, edukasi, serta pengembangan masyarakat serta potensi keanekaragaman hayati baik flora maupun fauna di Nusa Tenggara Timur,” ujarnya. (Bkt)

Tinggalkan Balasan