Arti Penting Keterampilan Menulis Bagi Mahasiswa

SP

Karena sudah terbiasa menulis, seandainya seorang lulusan harus membuat ringkasan 10 halaman dari skripsinya yang kira-kira berjumlah 100 halaman untuk dimuat di jurnal ilmiah, maka kewajiban itu bagi yang bersangkutan bukan merupakan hal yang sulit.

Selanjutnya, mahasiswa dimaksud perlu diminta mengubah tulisan ilmiahnya menjadi tulisan ilmiah populer untuk disiarkan di media massa, terutama di media online daerah maupun nasional. Melalui media online, tulisan siapapun bisa dibaca oleh publik di ujung dunia manapun.

Pada tahap selanjutnya, jika tulisan-tulisan mereka sudah banyak disiarkan media massa, bisa saja karya olah pikirnya itu kemudian dihimpun menjadi sebuah buku, sehingga makin banyak publik yang akan menikmati karya tulisnya itu.

BACA JUGA  Kurangi Penggunaan Plastik Diserukan Aviary Park Indonesia Kepada Santri-Mahasiswa di Sanlat Ramadhan

Terkait kebahasaan, sepanjang yang bisa diamati, tulisan yang layak siar di media massa umumnya tidak berpanjang-panjang dan tidak “berbunga-bunga”, tetapi ringkas dan padat serta langsung ke pokok persoalan. Selain itu penulisnya harus cermat dengan membuang kalimat-kalimat yang tidak perlu, mengusahakan lebih banyak kalimat aktif, dan menggunakan bahasa yang sederhana serta mudah dipahami publik.

Tulisan di media massa itu sendiri sejatinya akan makin mendorong kesadaran publik tentang arti pentingnya pendidikan dan keterdidikan untuk kemajuan anak-anak bangsa. Pendidikan dan keterdidikan harus seimbang agar seorang individu dapat menjadikan dirinya berkualiats di mata masyarakat.

Keterdidikan itu sendiri terkait dengan aspek moral, kepribadian, wawasan yang luas, dan sikap yang konsisten untuk mengembangkan diri dalam memaknai perjalanan hidup bagi kepentingan masyarakat luas.

BACA JUGA  Mahasiswa Geruduk Kantor DPRD Kabupaten Kediri Minta Inpres Efisiensi Anggaran Dibatalkan

Banyak contoh, seseorang yang tinggi pendidikan akademiknya, tetapi belum tentu tinggi pula keterdidikan yang tertanam dalam dirinya, sehingga yang bersangkutan hanya menjadi orang yang biasa-biasa saja.

Namun tidak sedikit pula orang yang berpendidikan biasa-biasa saja, tapi sukses secara pribadi dan banyak memberi manfaat terhadap masyarakat. Kenapa? Tidak lain karena yang bersangkutan memiliki keterdidikan yang baik.

Tinggalkan Balasan