Hemmen

Dukung Pemerintah Gaspol Ekspor, IPC TPK Buka Layanan Baru ke India

IPC Terminal Petikemas/IPC TPK melayani direct service baru tujuan India. (Foto:Dok.IPC TPK)
IPC Terminal Petikemas/IPC TPK melayani direct service baru tujuan India. (Foto:Dok.IPC TPK)

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – IPC Terminal Petikemas/IPC TPK melayani direct service baru tujuan India. Layanan bernama “Thailand Chittagong Service (TCS)” diawali dengan sandarnya MV Green Hope di Terminal 3 Internasional Tanjung Priok, Jakarta, pada Kamis (18/5/2023).

Layanan yang dibawa oleh Agen MAP Trans Logistik dan Arungi KN dari Principal VASI Shipping Line melayani yaitu rute Laem Chabang – Surabaya – Jakarta – Port Klang – Chittagong – Yangoon – Katupali. Dibukanya layanan baru ini diharapkan mendorong aktivitas ekspor ke India.

Kemenkumham Bali

“Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo terkait dengan perdagangan Bilateral Indonesia dengan India, kami mendukung penuh langkah tersebut dengan melayani service baru TCS,” ujar Direktur Utama IPC TPK, Guna Mulyana, dalam siaran pers yang diterima Sudutpandang.id, Jumat (19/5/2023).

BACA JUGA  Darmawan Prasodjo Optimistis Akhir Tahun Penjualan Listrik PLN Bisa Melampaui RKAP

Sebagai informasi, dilansir dari laman www.kemendag.go.id, total perdagangan Indonesia dan India tahun 2022 mencapai 32,71 miliar dollar AS atau naik 55,68 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 21,01 miliar dollar AS.

Pada tahun yang sama, ekspor Indonesia ke India tercatat sebesar 23,38 dollar AS, sementara impor Indonesia dari India 9,33 dollar AS. Dengan demikian, Indonesia capai surplus perdagangan 14,05 miliar dollar AS.

MV Green Hope yang berbendera Panama tersebut memiliki LOA 172 meter dan Beam 28 meter. Kapal yang bertolak dari Surabaya tersebut rencananya akan dimuat 332 TEUs dari Terminal 3 IPC TPK. Kapal ini menjadi New Service ke-2 di tahun 2023.

“Kami berterima kasih kepada team IPCTPK yang sudah sangat membantu kelancaran menangani kapal perdana ini dan akan menjadi mitra kerja yang berkelanjutan. Harapannya MAP dan Arungi adalah dapat memberikan kontribusi yang berarti untuk industri ini dengan mengedepankan kolaborasi terhadap seluruh stakeholders dan ekosistem yang ada. Rencana ke depan untuk dapat menambah layanan langsung dari Jakarta ke beberapa pelabuhan tujuan yang cukup potensial seperti misalnya tujuan Middle East.” ujar Dhany Novianto CEO at Arungi Khatulistiwa Nusantara.

BACA JUGA  PTKP Rp 500 Juta Pajak UMKM, Dapatkah Mendorong Stabilitas Ekonomi Nasional?

Seremoni penyambutan dihadiri oleh Direktur Operasi & Teknik IPC TPK, Ahmad Mimbar dan Dhany Novianto CEO at Arungi Khatulistiwa Nusantara sebagai tanda telah dibukanya layanan baru dengan tujuan akhir negara yang memiliki populasi terbanyak ke-2 di dunia tersebut.

“India menjadi negara tujuan ekspor Indonesia rata-rata terbesar dalam 5 tahun terakhir. Harapannya layanan TCS nantinya dapat memfalisitasi pemerintah dalam mendorong angka ekspor dan potensi bisnis bagi para pelaku usaha serta UMKM dalam memperluas pangsa pasar dan memasarkan komoditas unggulan Indonesia serta produk dalam negeri ke India,” pungkas Guna Mulyana.(PR/01)

Tinggalkan Balasan