JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Selebritas Inara Rusli kembali menjadi sorotan publik setelah mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Senin (1/12/2025). Kedatangannya, yang berlangsung sekitar pukul 15.40 WIB, dilakukan untuk melaporkan dugaan tindak pidana penipuan sebagaimana Pasal 378 KUHP. Inara tampak hadir dengan pakaian serba hitam dan memilih untuk tidak banyak berkomentar.
Sekitar pukul 18.30 WIB, Inara keluar dari gedung SPKT didampingi tim kuasa hukum yang baru saja dibentuk. Hamrin Saragih, salah satu anggota tim tersebut, memperkenalkan susunan pengacara yang kini menangani perkara tersebut.
“Pertama saya perkenalkan kami dari tim lawyer, ya. Ini sudah terbentuk. Ada saya, Hamrin Saragih. Kemudian ada Pak Andi Taslim, ada Putra Kurniadi,” ucap Hamrin di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/12/2025).
Hamrin juga menjelaskan bahwa laporan yang diajukan Inara ditujukan kepada seseorang berinisial IF, yang juga dikaitkan dengan nama Insanul Fahmi. Diduga, kasus tersebut berkaitan dengan persoalan rumah tangga siri yang sebelumnya pernah disinggung oleh Inara dalam sebuah konferensi pers.
“Kemudian yang kedua, yang ingin kami sampaikan adalah, hari ini kami melakukan pelaporan, ya. Atas dugaan penipuan yang dialami oleh klien kami. Di mana ini kami menduga inisial IF, ya,” jelas Hamrin.
Lebih lanjut, Hamrin mengungkapkan adanya dugaan unsur penipuan dalam hubungan tersebut. Tim hukum Inara juga telah menyerahkan barang bukti kepada penyidik guna memperkuat laporan yang diajukan.
“Karena di situ ada tipu muslihat yang kami temukan, dan kami tadi sudah melampirkan bukti-bukti yang ada,” tutur Hamrin menambahkan.
Laporan resmi ini diduga bermula dari pengakuan Inara yang merasa tertipu karena IF disebut-sebut mengklaim dirinya telah berstatus duda, sehingga Inara bersedia dinikahi secara siri. Namun, belakangan status itu dipertanyakan kebenarannya.
Melalui langkah hukum yang kini ditempuh, pihak Inara berharap kasus ini dapat segera menemukan penyelesaian tanpa menimbulkan kegaduhan lanjutan.
“Semoga ini bisa ada titik terang, dan tidak ada lagi persoalan-persoalan yang membawa kegaduhan. Terima kasih, mohon maaf ya. Cukup sampai di situ,” pungkas Hamrin, sementara Inara langsung menuju mobil tanpa memberikan pernyataan tambahan.(04)









