“Keadilan adalah hal mutlak yang harus ditegakkan. Saya berkomitmen menjalankan profesi ini dengan penuh tanggung jawab demi kepastian hukum dan kebenaran.”
JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menggelar acara pengambilan sumpah 46 orang calon advokat pada Rabu (2/7/2025). Salah satunya Fridrik Makanlehi, S.T., S.H., M.Sc., atau yang dikenal sebagai Fritz Alor Boy.
Setelah menerima Berita Acara Sumpah (BAS), Fritz Alor Boy kini resmi menjadi advokat. Pria kelahiran Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), ini tergabung dalam Perhimpunan Advokat Indonesia-Peradi Suara Advokat Indonesia (Peradi SAI).
Fritz mengawali perjalanan hidupnya dengan berbagai pekerjaan sebagai buruh jalanan, cleaning service, tukang tambal ban, dan buruh bongkar muat. Namun, kegigihan dan tekadnya untuk mengubah nasib membawanya ke dunia hukum.
Ia mengaku sempat tidak tertarik pada bidang hukum, tetapi terinspirasi oleh kasus seorang nenek bernama Asiani yang dihukum penjara akibat pencurian kayu jati.
“Saya dulu menganggap hukum itu hal yang tidak menarik, bahkan menyebalkan. Namun, kisah nenek Asiani dan interaksi dengan para advokat membuat saya berubah pikiran dan bertekad belajar hukum,” ungkap Fritz, usai acara sumpah advokat di PT Jakarta, Rabu (2/7).
Dalam prosesi pengambilan sumpah di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Fritz mendapat kehormatan menjadi komandan pasukan yang memandu 46 calon advokat mengucapkan janji. Ia menyatakan siap menjalankan profesi advokat dengan jujur, adil, dan memperjuangkan kebenaran.
“Keadilan adalah hal mutlak yang harus ditegakkan. Saya berkomitmen menjalankan profesi ini dengan penuh tanggung jawab demi kepastian hukum dan kebenaran,” ujar Fritz.
Fritz juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan, keluarga, organisasi Peradi SAI, serta semua pihak yang mendukungnya selama menempuh pendidikan dan persiapan menjadi advokat.
Perjalanan Fritz Alor Boy dari buruh jalanan menjadi advokat resmi ini menjadi inspirasi bagi banyak orang tentang arti perjuangan, perubahan, dan tekad yang kuat dalam meraih cita-cita.
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga, kawan-kawan, Peradi SAI Jakarta Utara, serta semua kawan-kawan, termasuk para Dosen dan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) Jakarta
“Saya menjadi advokat ini juga berkat orang-orang baik yang membantu. Oleh karena itu, saya patut mengucap terima kasih kepada Tuhan Yesus, keluarga saya, PERADI SAI Jakarta Barat dan Utara, kawan-kawanku seperti Ade Maria, Ibu Tuti, Ade Maria, Kak Pascalis Da Cunha, Kak Eddy Karo-karo dan tim, Herman, Om Irjan, Om Martin, dan lainnya,” ucap Mahasiswa Magister Hukum Unsurya itu.
Sebagai informasi, pengambilan sumpah advokat dipimpin Ketua PT DKI Jakarta Nugroho Setiadji, SH ini dilakukan secara bertahap pada tiga hari berbeda, yakni tanggal 24 Juni, 1 Juli, dan 2 Juli 2025.
Pada tanggal 2 Juli, sebanyak 46 calon advokat dari 10 organisasi advokat (OA) mengikuti prosesi penyumpahan di PT DKI Jakarta, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Pelaksanaan secara bertahap ini bertujuan untuk memastikan proses berjalan tertib dan sesuai protokol kesehatan.(01)










