Jadi Direktur Bank Dunia, Inilah Profil Mari Elka Pangestu

Mari Elka Pangestu
Mari Elka Pangestu/net

Jakarta,SudutPandang.id-Presiden Bank Dunia David Malpass menunjuk Mari Elka Pangestu sebagai Direktur Pelaksana, Kebijakan Pembangunan dan Kemitraan Bank Dunia. Pengangkatannya tersebut akan berlaku efektif 1 Maret 2020 mendatang.

Mari Pangestu pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan Indonesia dari 2004 hingga 2011, dan sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dari 2011 hingga Oktober 2014. Ia merupakan wanita Tionghoa pertama yang menjabat sebagai menteri di Indonesia.

IMG-20220125-WA0002

Bagaimana perjalanan hidup seorang Mari Elka Pangestu? Berikut profil lengkap yang telah dirangkum redaksi dari beberapa sumber.

Mari Elka Pangestu
Mari Elka Pangestu/net

Mari Pangestu adalah putri dari J. Panglaykim, seorang ekonom terkenal di Indonesia. Ia mengenyam pendidikan di Australian National University (ANU) dan mendapatkan gelar Bachelor serta Master of Economics.

Pada 1986, Mari melanjutkan studinya ke University of California, Davis . Di sana ia memperoleh gelar Ph.D dalam bidang perdagangan internasional dan ekonomi makro.

Sebelum akhirnya menjadi menteri, ia merupakan salah satu ekonom terkenal Indonesia yang bekerja di berbagai bidang perdagangan internasional, sektor keuangan, ekonomi makro dan reformasi kebijakan di Universitas Indonesia dan Pusat Studi Strategis dan Internasional. Serta menjadi konsultan bagi banyak organisasi internasional.

Mari Elka Pangestu
Mari Elka Pangestu/antara

Ia juga terus aktif dalam Dewan Kerjasama Ekonomi Pasifik (PECC), Forum Ekonomi Dunia Davos (termasuk di berbagai Dewan Agenda Global), Forum Boao China untuk Asia, Panel Ekonom Asia dan banyak forum kepemimpinan internasional lainnya. Dia pun pernah bertugas di berbagai dewan perusahaan seperti Astra International.

Mari Pangestu bekerja dengan Jeffrey Sahcs pada Sekjen PBB Millen-nium Development Goals (MDGs) Review (2003-2005), Ketua-33 Grup WTO (2005-2011), dinominasikan sebagai kandidat untuk Direktur Jenderal WTO (2013), memberikan kepemimpinan (1987 – 2003) dalam kerja sama regional untuk Dewan Kerjasama Asia Pasifik (APEC) dan Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

World Bank
World Bank/net

Pada Agustus 2013 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan Mari Pangestu penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana. Yaitu sebuah penghargaan untuk mereka yang memberikan layanan terbaik bagi bangsa dan negara, dan pada Desember 2014 ia dianugerahi penghargaan “lifetime achievement in leadership” selama World Chinese Forum di Chongqing Cina.

Saat ini, Mari Pangestu adalah Profesor Ekonomi Internasional di Universitas Indonesia dan Senior Fellow di Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS). Ia juga bertugas di Dewan Kepemimpinan Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDSN) dan merupakan pelindung SDSN Asia Tenggara dan Indonesia.(red/vic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.