BRI Life Perkuat Pemberdayaan UMKM Sleman, Singkong Naik Kelas Jadi Produk Bernilai Tinggi

BRI Life Perkuat Pemberdayaan UMKM Sleman, Singkong Naik Kelas Jadi Produk Bernilai Tinggi
Foto: Dok. BRI Life

SLEMAN, SUDUTPANDANG.ID – PT Asuransi BRI Life (BRI Life) kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) Pemberdayaan UMKM Tahap II di Kalurahan Gayamharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Siaran pers BRI Life Rabu (8/7/2026), menyebutkan, program yang berlangsung selama tiga bulan, yakni Maret hingga Mei 2026, tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan BRI Research Institute (BRIRINS Institute).

Fokus utamanya adalah meningkatkan kapasitas pelaku UMKM berbasis komoditas singkong agar mampu menghasilkan produk olahan bernilai tambah dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Melalui program ini, BRI Life tidak hanya memberikan dukungan berupa sarana produksi, tetapi juga memperkuat tata kelola usaha, mendorong inovasi produk, meningkatkan literasi keuangan, serta memperluas akses pasar.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.

Head of Corporate Secretary Division BRI Life, Ade Nasution, mengatakan, pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu fokus perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

BACA JUGA  Mengaku Pegawai Bank, Pelaku Kuras Rekening Nasabah BRI

“Keberhasilan sebuah program CSR tidak hanya diukur dari bantuan yang diberikan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk terus berkembang setelah program selesai dilaksanakan. Karena itu, kami menghadirkan program yang tidak hanya menyediakan sarana produksi, tetapi juga memperkuat kapasitas usaha melalui pendampingan yang terstruktur bersama BRIRINS Institute,” ujar Ade.

Ia berharap program tersebut mampu melahirkan UMKM yang lebih mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Selama pelaksanaan program, BRI Life bersama BRIRINS Institute mendampingi Kelompok UMKM Monalisa dalam pengembangan proses produksi, penguatan tata kelola administrasi, inovasi produk, hingga strategi pemasaran.

Salah satu hasil pendampingan tersebut adalah lahirnya produk Pie Susu Kambing Mocaf yang memanfaatkan tepung mocaf berbahan dasar singkong dan dipadukan dengan susu kambing lokal.

Produk ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi komoditas singkong sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

BACA JUGA  Cinta Lama Bersemi di Medsos, Kini Jadi Perkara di Pengadilan

Selain pendampingan, BRI Life juga mendukung modernisasi proses produksi melalui penyediaan oven bertingkat, meja kerja berbahan stainless steel, serta perangkat digital untuk pencatatan usaha.

Sebanyak 30 anggota UMKM Monalisa juga memperoleh perlindungan Asuransi Mikro Kecelakaan, Kesehatan, dan Meninggal Dunia (AMKKM) dari BRI Life.

Perlindungan tersebut disertai edukasi literasi keuangan untuk memperkuat ketahanan finansial para pelaku usaha.

BRI Life Perkuat Pemberdayaan UMKM Sleman, Singkong Naik Kelas Jadi Produk Bernilai Tinggi
Foto: Dok. BRI Life

Program ini turut melibatkan pakar pertanian dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang memberikan pendampingan terkait pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Pendampingan tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas singkong sebagai bahan baku utama produk olahan.

Melalui program CSR ini, BRI Life menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.

Ke depan, perusahaan akan terus mendorong lahirnya program-program yang mampu membangun kemandirian masyarakat, memperkuat UMKM, serta menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

BACA JUGA  Persebaya Bawa Kekuatan Penuh ke Markas Pendekar Cisadane

Koordinator Rumah Produksi dan Pemasaran UMKM Monalisa, Mantik Bimo Nugroho, mengatakan, program pendampingan telah meningkatkan kemampuan kelompok dalam mengelola usaha, memanfaatkan teknologi digital, serta memperluas pemasaran produk olahan mocaf.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Aris Herbandang, mengapresiasi konsistensi BRI Life dalam mendampingi UMKM.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing UMKM berbasis potensi lokal.(PR/01)