Pengurus DPP AAI Nasional Bersatu Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Avatar photo
Pengurus DPP AAI Nasional Bersatu Periode 2026-2031 Resmi Dilantik
Pengurus DPP AAI Nasional Bersatu Periode 2026-2031 resmi dilantik di Jakarta, Kamis (29/10/2026). (Foto: istimewa)

“Pelantikan Pengurus DPP AAI Nasional Bersatu periode 2026-2031 bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab bersama untuk membangun masa depan profesi advokat.”

JAKARTA, SUDUT PANDANG.ID – Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Nasional Bersatu periode 2026–2031 resmi dilantik di Jakarta, Kamis (29/10/2026) malam. Kepengurusan baru ini dipimpin Prof. Jamin Ginting, S.H., M.H., M.Kn., sebagai ketua umum.

Dalam susunan kepengurusan tersebut, Ruth M. Simamora, S.H., M.Kn., menjabat sebagai sekretaris jenderal. Adapun Harvardy Muhammad Iqbal, S.H., M.H., dipercaya sebagai bendahara umum sekaligus ketua panitia pelantikan.

Ketua Umum DPP AAI Nasional Bersatu Prof. Jamin Ginting mengatakan, kepengurusan baru tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan dua organisasi AAI.

Ia berharap penyatuan AAI menjadi awal penguatan organisasi sekaligus peningkatan kontribusi advokat terhadap perkembangan hukum nasional.

BACA JUGA  DePA-RI Dukung Asta Cita Reformasi Hukum Presiden Prabowo

“Memang tidak mudah untuk menyatukan dua organisasi yang dulu sempat pecah menjadi satu karena kita sendiri sudah mempunyai karakter masing-masing,” ujar Jamin dalam sambutannya.

Prof. Jamin Ginting menegaskan, pelantikan pengurus DPP AAI Nasional Bersatu periode 2026-2031 ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab bersama untuk membangun masa depan profesi advokat.

Pengurus DPP AAI Nasional Bersatu Periode 2026-2031 Resmi Dilantik
Pelantikan Pengurus DPP AAI Nasional Bersatu Periode 2026-2031 di Jakarta, Kamis (29/10/2026). (Foto: istimewa)

Menurutnya, AAI Nasional Bersatu harus menjadi rumah besar bagi advokat yang memiliki cita-cita dan tanggung jawab bersama dalam menegakkan hukum serta memperjuangkan keadilan.

“Sejalan dengan tema “Harmoni dalam Perbedaan, Kekuatan dalam Persatuan, Melangkah dalam Kemesraan”, kepengurusan baru ini diharapkan dapat memperkuat persatuan organisasi, meningkatkan profesionalisme advokat, serta meneguhkan komitmen terhadap penegakan hukum dan keadilan di Indonesia,” harapnya.

Prof. Jamin menilai, perbedaan latar belakang, pengalaman, pandangan, dan pemikiran bukanlah penghalang bagi persatuan. Sebaliknya, keberagaman tersebut dapat menjadi kekuatan untuk membangun organisasi.

BACA JUGA  Pablo Christalo Soroti Aspek Fundamental dalam Restorative Justice

Ia kembali mengajak seluruh pengurus dan anggota AAI Nasional Bersatu mengedepankan persaudaraan, menjaga etika profesi, serta menghormati perbedaan pendapat.

“Organisasi perlu membangun budaya kerja yang terbuka, profesional dan bertanggung jawab,” katanya penuh semangat.

Tata Kelola Organisasi

Pengurus DPP AAI Nasional Bersatu Periode 2026-2031 Resmi Dilantik
Ketua Umum DPP AAI Nasional Bersatu Periode 2026-2031 Prof. Dr. Jamin Ginting, S.H., M.H., M.Kn dan Sekjen DPP AAI Nasional Bersatu Ruth M. Simamora, S.H., M.Kn. (Foto: Dok. DPP AAI Nasional Bersatu)

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal AAI Nasional Bersatu Ruth M. Simamora.

Ia menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang baik, koordinasi yang kuat, serta partisipasi aktif seluruh pengurus dan anggota dalam menjalankan program kerja.

Ruth mengatakan, pelantikan pengurus AAI Nasional Bersatu periode 2026-2031 menjadi awal tanggung jawab untuk menerjemahkan visi organisasi ke dalam program kerja yang terarah, terukur, dan bermanfaat.

Setiap pengurus, lanjut dia, memiliki peran penting dalam memastikan organisasi berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

BACA JUGA  Soroti 'Male Order Bride' di Tiongkok, DePA-RI: Harus Ada Solusi

Ruth berharap seluruh jajaran pengurus dapat bekerja secara sinergis, memperkuat koordinasi, serta menjalankan amanah sesuai ketentuan dan tujuan organisasi.

“Mari kita menyatukan semangat dan tujuan untuk membangun AAI Nasional Bersatu. Perbedaan diharapkan menjadi kekayaan, persatuan menjadi kekuatan, dan kerja nyata menjadi wujud pengabdian bagi masa depan organisasi,” ajaknya.(Red)