KEDIRI, SUDUTPANDANG.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri (Dukcapil Kediri) terus meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Upaya ini dilakukan dengan memperluas layanan jemput bola agar masyarakat dapat mengurus dokumen kependudukan dengan lebih mudah.
Kepala Dukcapil Kota Kediri, Marsudi Nugroho, menyampaikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa dengan dukungan ketersediaan blangko KTP elektronik yang cukup.
“Saat ini Dukcapil memiliki cadangan sekitar 6.400 keping blangko KTP elektronik yang siap digunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat,” jelas Marsudi usai menghadiri acara Bazar Pangan Ramadan SERAMBI 2026 di GOR Joyoboyo, Kota Kediri, Sabtu (7/3/2026).
Selain memastikan ketersediaan blangko, Dukcapil juga mencermati kemungkinan meningkatnya mobilitas penduduk menjelang Lebaran. Berdasarkan data yang dimiliki, rata-rata perpindahan penduduk baik yang datang maupun keluar dari Kota Kediri mencapai sekitar 20 orang setiap hari.
“Perpindahan penduduk merupakan hak setiap warga negara yang dijamin undang-undang. Kami fokus memastikan proses administrasi berjalan sesuai ketentuan sehingga dapat dilayani dengan baik,” tegasnya.
Marsudi menambahkan, pihaknya juga menjalankan sejumlah strategi untuk meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan di masyarakat. Salah satunya melalui aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dengan mendatangi langsung lingkungan warga.
“Petugas mendatangi RT untuk membantu masyarakat mengaktifkan identitas kependudukan digital mereka,” tambahnya.
Selain itu, program perekaman KTP bagi pemula juga dilakukan dengan mengunjungi sekolah-sekolah. Program ini menyasar pelajar yang telah memenuhi persyaratan usia untuk memiliki KTP elektronik.
“Dalam satu kali kunjungan ke sekolah, petugas dapat melayani hingga sekitar 30 pemohon perekaman KTP,” pungkas Marsudi.
Dukcapil Kota Kediri juga tetap mengoperasikan mobil layanan keliling untuk menjangkau berbagai titik keramaian sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan administrasi kependudukan.(CN/04)









