Pemkab Tangerang Tanggap Darurat Perbaikan Rumah Warga Lansia

Lansia
Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah meninjau rumah nyaris rubuh milik Ny. Sumirah, lansia di Desa Sentul, Kecamatan Balaraja.(Foto: Ist)

TANGERANG, SUDUTPANDANG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, bergerak cepat menangani kondisi rumah warga yang hampir roboh di Desa Sentul, Kecamatan Balaraja. Hunian milik warga lanjut usia (lansia) tersebut dinilai sudah sangat tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan penghuninya.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat meninjau lokasi pada Senin (20/4/2026), menegaskan bahwa kondisi rumah tersebut harus segera ditangani karena menyangkut keselamatan warga, khususnya lansia.

“Hunian yang layak merupakan fondasi utama bagi kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Maka Pemkab Tangerang serius dan berkomitmen penuh melaksanakan program bedah rumah tidak layak huni (RTLH),” katanya.

Ia menjelaskan bahwa program RTLH terus dijalankan secara berkelanjutan dengan target sekitar 1.000 unit rumah setiap tahun yang tersebar di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA  Kejagung Tangkap DPO Korupsi Bank Kalbar di Tangerang

Kunjungan langsung ke lokasi tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah atas laporan masyarakat mengenai kondisi rumah yang sudah sangat memprihatinkan.

Intan juga memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran, serta kondisi rumah benar-benar membutuhkan penanganan segera agar penghuni dapat tinggal dengan lebih aman dan nyaman.

Selain itu, ia mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Sentul yang sigap menindaklanjuti laporan warga dengan mempercepat proses penanganan rumah tersebut sebagai prioritas perbaikan.

Pemkab Tangerang juga telah menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung, termasuk tempat tinggal sementara bagi pemilik rumah selama proses renovasi berlangsung.

Sementara itu, pemilik rumah, Ny. Sumirah, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah. Ia mengungkapkan kondisi rumahnya sudah sangat mengkhawatirkan, dengan atap bocor, dinding terkelupas, serta bagian dalam yang ditopang bambu agar tidak ambruk, terlebih di tengah musim hujan saat ini.(WAR/04)