Hari Bakti ke-2 Kemenimipas, Kantor Imigrasi Ponorogo Bersinergi dengan BPBD Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Avatar photo
Hari Bakti ke-2 Kemenimipas, Kantor Imigrasi Ponorogo Bersinergi dengan BPBD Bantu Warga Terdampak Kekeringan
Memperingati Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo bersama BPBD Kabupaten Ponorogo menyalurkan bantuan air bersih dan paket sembako kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (6/11/2026). (Foto: Dok. Kanim Ponorogo)

PONOROGO-JATIM, SUDUTPANDANG.ID – Memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-2 Tahun 2026, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo menyalurkan bantuan air bersih dan paket sembako kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Sidowayah, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan bakti sosial dalam rangka Hari Bakti Kemenimipas tersebut melibatkan pegawai Kantor Imigrasi Ponorogo, petugas BPBD, perwakilan pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan relawan.

Kegiatan bakti sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-2 Tahun 2026. Kegiatan ini melibatkan pegawai Kantor Imigrasi Ponorogo, petugas BPBD, perwakilan pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan relawan.

BACA JUGA  Cuaca tidak mendukung, Tim Evakuasi Tunda Pencarian Korban Longsor di Pacet

Bantuan yang disalurkan meliputi pengisian tandon air, pendistribusian air bersih secara langsung, serta pembagian paket sembako kepada masyarakat. Penyaluran bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan.

Kepala BPBD Kabupaten Ponorogo yang diwakili Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Agung Prasetyo, menyampaikan apresiasi atas sinergi dengan Kantor Imigrasi Ponorogo dalam kegiatan tersebut.

Menurut Agung, penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, sektor swasta, organisasi masyarakat, relawan, hingga masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo Anggoro Widy Utomo mengatakan, penyaluran bantuan air bersih dan sembako tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Kami berharap bantuan air bersih dan sembako ini dapat meringankan kebutuhan warga yang terdampak kekeringan. Terima kasih kepada BPBD Kabupaten Ponorogo, pemerintah kecamatan, perangkat desa, serta seluruh pihak yang telah bersinergi. Semoga kolaborasi dan semangat gotong royong ini terus terjaga sehingga kehadiran kami dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” harap Anggoro.(One/01)