Hemmen

Indonesia Butuh Generasi Mahir Teknologi dan Mengamalkan Nilai Pancasila

Mendikbudrisrek Nadiem Makarim

JAKARTA, SUDUTPANDANG.ID – Untuk bisa mengungguli kemajuan negara-negara di dunia, Indonesia membutuhkan generasi unggul berkelas dunia yang mahir dalam memanfaatkan dan mengembangkan teknologi. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim.

“Kita membutuhkan generasi penerus yang memiliki kemampuan dan pengetahuan kelas dunia yang mahir dalam memanfaatkan dan mengembangkan teknologi dan tetap mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” kata Nadiem dalam Peluncuran Lokakarya Google Cloud Digital Leader secara virtual di Jakarta, Senin (15/11/2021).

Kemenkumham Bali

Untuk menghasilkan generasi penerus berkualitas tersebut, Nadiem menuturkan pendidikan Indonesia harus bertransformasi sehingga Indonesia bisa segera melakukan lompatan-lompatan kemajuan.

Dengan tuntutan zaman saat ini, Nadiem mengatakan harus segera melakukan penyesuaian dan perubahan dalam proses pendidikan. Sehingga para guru di Indonesia dapat melakukan tugasnya dengan maksimal, yakni melalui pembangunan digitalisasi sekolah.

Oleh karenanya, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengembangkan platformplatform digital terkait pengajaran dan manajemen sekolah seperti Guru Belajar dan Berbagi, yang menjadi ruang bagi para guru untuk berinteraksi dan saling meningkatkan kemampuan dengan berbagi materi ajar dan praktik baik.

Kemudian, ada Portal Rumah Belajar yang menyediakan dan mendukung guru dan murid dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai perguruan tinggi untuk melakukan pembelajaran jarak jauh.

Selain itu, ada portal Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPlah) yang membantu kepala sekolah untuk berbelanja kebutuhan sekolah dengan lebih aman.

BACA JUGA  Berbahaya, Kemenhub Imbau Masyarakat Tidak Mudik Naik Sepeda Motor

SIPLah adalah inovasi dalam pengadaan barang/jasa satuan pendidikan untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan bagi satuan pendidikan dalam administrasi dan pelaporan serta bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk turut serta hadir sebagai penyedia barang dan jasa di SIPLah.

“Kami akan terus melakukan pembaruan (inovasi platform digital) ini dengan memastikan bahwa sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi,” ujar dia.

Nadiem mengajak semua pihak untuk berkolaborasi mempercepat digitalisasi sekolah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini untuk mendukung kualitas pendidikan Indonesia yang lebih baik.

“Mari kita bersama mengakselerasi digitalisasi sekolah. Mari terus bergerak serentak mewujudkan Merdeka Belajar,” tuturnya.(red)

BACA JUGA  Seleksi PPPK Guru 2022 Dibuka, Intip Kategori dan Persyaratannya

Tinggalkan Balasan