Kafilah PCNU Kota Bogor Ke Muktamar Dijamu di Ponpes Kyai Galang Sewu-Semarang

Galang Sewu
Ilustrasi AI saat dalam perjalanan menuju Muktamar NU ke-35 di Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026) kafilah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor, Jawa Barat, saat bersaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Kyai Galang Sewu, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, dijamu oleh pimpinan ponpes, KH Nuruddin dan para santri, yang sebagian besar adalah mahasiwa Univeritas Diponegoro (Undip). FOTO: HO-PCNU Kota Bogor

SEMARANG-JATENG, SUDUTPANDANG.ID – Dalam perjalanan menuju Muktamar NU ke-35 di Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026) kafilah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor, Jawa Barat, saat bersaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Kyai Galang Sewu, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, dijamu oleh pimpinan ponpes, KH Nuruddin dan para santri, yang sebagian besar adalah mahasiwa Univeritas Diponegoro (Undip).

Kafilah PCNU Kota Bogor, yang terdiri atas pengurus PCNU dan lembaga, MWC, Muslimat, Fatayat, Banser, Badan Otonom (Banom), dan keberangkatannya dilepas Ketua PCNU setempat, H Edi Nurokhman, ST, MM, di Masjid Raya Bogor itu dijamu dalam suasana hangat dan kekeluargaan.

Dalam kesempatan itu, pimpinan Ponpes Kyai Galang Sewu, KH Nuruddin menjelaskan secara singkat bahwa ponpes itu resmi didirikan pada tahun 1999.

BACA JUGA  Pesan Asda II Kota Bekasi Saat Hadiri Halal Bihalal PCNU

“Nama Ponpes Kyai Galang Sewu diambil dari tokoh pejuang kemerdekaan, Mbah Kyai Galang Sewu, yang bersama-sama Pangeran Diponegoro melawan penjajah,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa hampir 90 persen santrinya, adalah mahasiswa Undip, dengan mengambil dua studi, yakni tahfidz Al Quran dan kitab salafi (kitab kuning).

Karena perkembangan ponpes yang relatif masih perlu disempurnakan, maka pihaknya terus melakukan evaluasi.

Diakuinya bahwa fasilitas di ponpes itu yang masih mengalami keterbatasan, KH Nuruddin juga meminta bantuan doa kafilah PCNU Kota Bogor yang sedang bersilaturahmi.

“Kami memohon bantuan doa agar kami secara bertahap bisa melengkapi kekurangan yang ada,” katanya.

Hingga saat ini, santri yang mayoritas mahasiwa Undip itu, antara santri mahasiswa putra dan putri ditempatkan pada lokasi yang berbeda.

BACA JUGA  Pesantren-Panti Asuhan di Solo Dibantu Program Djarum Sumbangsih Sosial

“Untuk santri mahasiswa putri kita tempatkan di gedung tingkat 3 dan yang putri di depan masjid,” kata KH Nuruddin.

galang sewu 1
Kafilah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor, Jawa Barat, yang menuju Muktamar NU ke-35 di Jombang, Jawa Timur, berfoto bersama Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Kyai Galang Sewu, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, KH Nuruddin, saat bersaturahmi ke ponpes, yang sebagian besar adalah mahasiwa Univeritas Diponegoro (Undip), Rabu (26/8/2026). FOTO: HO-PCNU Kota Bogor

Sementara itu, perwakilan PCNU Kota Bogor, yakni Mustasyar, KH Taufik Chudlori menyampaikan terima kasih atas penerimaan dari keluarga besar Ponpes Kyai Galang Sewu itu.

“Kami akan sampaikan juga bila ada mahasiswa dari Bogor yang studi di Undip untuk bisa nyantri di besar Ponpes Kyai Galang Sewu yang sangat dekat dengan kampus Undip,” katanya.

KH Taufik Chudlori juga menyatakan ikut mendoakan agar keterbatasan yang ada dimudahkan Allah SWT agar ikhtiar membangun Ponpes Kyai Galang Sewu menjadi lebih maju dapat terwujud.

Usai bersilaturrahmi ke Ponpes Kyai Galang Sewu, kafilah PCNU Kota Bogor melanjutkan perjalanan menuju Jombang dan tiba sekitar pukul 19.30 WIB, untuk selanjutnya mengikuti Muktamar ke-35 NU yang direncanakan berlangsung di Pondok Pesantren Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026. (red/02)