Berita  

Pasca Banjir, PKPI Gelar Aksi Bersih-bersih Lingkungan

PKPI Peduli
PBN PKPI membantu warga perumahan PGP membersihkan lumpur pasca banjir/ist

Bekasi,SudutPandang.id-Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) melalui Penanggulangan Bencana Nasional (PBN) bergerak untuk membantu masyarakat pasca banjir di Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kepedulian tersebut ditunjukan dengan aksi sosial bersih-bersih lingkungan oleh Tim PBN PKPI di kedua daerah yang terdampak banjir, Sabtu (11/1/2020) kemarin.

IMG-20220125-WA0002

Salah satunya di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Kota Bekasi. Perumahan yang dilanda banjir sangat parah dikarenakan lokasinya berada di dekat titik nol Kali Bekasi, pertemuan dua arus Sungai Cileungsi dan Cikeas.

“Kami membantu warga untuk membersihkan lumpur, terutama di fasilitas-fasilitas publik. Memang sebagian rumah sudah dibersihkan, tapi fasilitas warga belum. Bila tidak dibersihkan, maka dapat menjadi sumber penyakit, apalagi disini banyak sekali anak-anak,” ujar Wakil Ketua Umum PKPI Rony Hendropriyono dalam keterangan pers yang diterima SudutPandang, Minggu (12/1/2020).

Menurut Rony, luas daerah terdampak di PGP menimbulkan permasalahan endapan lumpur dan sampah yang tidak kunjung selesai sejak banjir pada 1 Januari 2020 lalu.

“PBN PKPI telah bergerak dari sejak H+1 di seluruh Jabodetabek, bahkan hingga ke Sukajaya di Kabupaten Bogor. Insya Allah yang sedikit kami lakukan di PGP ini, dan lokasi-lokasi bencana lainnya dapat bermanfaat membantu warga“ tuturnya didampingi istri Devy Rony Hendropriyono yang tidak segan turun langsung membersihkan lapangan olahraga yang dipenuhi endapan lumpur.

“Selain di PGP, pada hari yang sama juga, kami juga melakukan kerja bakti membantu warga di wilayah terdampak parah lainnya di Villa Nusa Indah, Kabupaten Bogor,” pungkas Rony.

Salah satu tokoh masyarakat PGP, Yulianto mengapresiasi kepedulian PBN PKPI yang telah membantu warga membersihkan lumpur pasca banjir di perumahannya.

“Ini hari ke-11. Warga sudah sangat kelelahan. Banjir kali ini adalah yang terparah. Air mencapai lantai 2, bahkan hingga 7 meter,” ujar Yulianto, yang juga Sekretaris RW di PGP.(fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.