UNCEN dan Freeport Indonesia Tandatangani MoU untuk Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan di Papua

UNCEN dan Freeport Indonesia Tandatangani MoU untuk Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan di Papua
Penandatangan MoU PTFI-UNCEN oleh Presiden Direktur PTFI Tony Wenas (kedua kanan) bersama Rektor UNCEN Prof. Dr. Oscar O. Wambrauw, S.E., M.Sc., agr. (kedua kiri) untuk membangun kemitraan strategis bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian diseminasi informasi dan pengabdian masyarakat di Papua.(Foto: Dok. PTFI)

“Freeport membutuhkan dukungan SDM mumpuni, dan UNCEN akan menyiapkan sesuai kebutuhan tanpa mengorbankan kurikulum atau standar nasional.”

JAYAPURA, SUDUTPANDANG.ID – Rektor Universitas Cenderawasih (UNCEN), Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, SE, M.Sc., agr, bersama Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Papua.

Siaran pers PT Freeport Indonesia (PTFI), Senin (6/4/2026), menyebutkan, penandatanganan MoU dilakukan bersamaan dengan kuliah umum Presiden Direktur PTFI di Gedung Sains dan Kemitraan UNCEN, Rabu (11/3/2026).

Rektor UNCEN menyampaikan, kerja sama ini merupakan langkah penting dalam penguatan kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan industri.

“Ini kelanjutan dari kolaborasi panjang yang telah terjalin, termasuk momentum serah terima Gedung Sains dan Kemitraan UNCEN pada Desember 2025 lalu,” ujarnya dalam sambutan di Auditorium Tembagapura.

BACA JUGA  Turnamen Golf 65 Tahun UAJ untuk Anak Bangsa: Alumni Bergerak Dukung Pendidikan di Daerah 3T

Menurut Wambrauw, sinergi dengan Freeport Indonesia tidak sekadar kerja sama kelembagaan, tetapi juga komitmen nyata untuk membangun masa depan Papua melalui pendidikan.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

UNCEN dan Freeport Indonesia Tandatangani MoU untuk Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan di Papua
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menyerahkan apresiasi PTFI kepada lima mahasiswa Papua berprestasi.(Foto: Dok. PTFI)

Sementara itu, Tony Wenas menekankan pentingnya kerja sama antara perusahaan dan institusi pendidikan untuk menyeimbangkan kebutuhan industri dengan kompetensi akademik.

“Freeport membutuhkan dukungan SDM mumpuni, dan UNCEN akan menyiapkan sesuai kebutuhan tanpa mengorbankan kurikulum atau standar nasional,” ujarnya.

Tony juga menyoroti sejarah panjang kerja sama Freeport Indonesia dengan UNCEN, mulai dari penelitian hewan endemik seperti Singing Dog di Grasberg, penelitian sosial-antropologi, hingga pengajaran dan program pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Dalam acara tersebut, dilakukan tiga penandatanganan utama. Pertama, MoU antara PTFI dan UNCEN untuk memayungi kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, inovasi, peningkatan kapasitas SDM, serta program kolaboratif lainnya.

BACA JUGA  Patrick Womsiwor Tak Lagi Bela Persipura

Kedua, MoU trilateral antara PTFI, UNCEN, dan Arizona State University untuk meningkatkan kualitas pendidikan menuju akreditasi lebih tinggi. Ketiga, PKS PTFI-UNCEN untuk Program Praktisi Mengajar, yang meliputi pembelajaran tematik, seminar, pelatihan, dan pendidikan karakter.

Mahasiswa UNCEN Antusias

UNCEN dan Freeport Indonesia Tandatangani MoU untuk Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan di Papua
Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menyampaikan kuliah umum tentang sejarah PTFI dan operasional pertambangan dari hulu ke hilir untuk masa depan berkelanjutan di Auditorium Tembagapura, Gedung Sains dan Kemitraan UNCEN Jayapura, Rabu (11/3/2026). (Foto: Dok. PTFI)

Kuliah umum Presiden Direktur PTFI disambut antusias oleh mahasiswa dari berbagai program studi. Mereka memperoleh pemaparan menyeluruh mengenai sejarah Freeport Indonesia, operasional pertambangan dari hulu hingga hilir, serta kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia yang unggul.

Mereka juga mendapatkan informasi mengenai peluang karier bagi tenaga kerja Papua dan kontribusi PTFI terhadap pembangunan Papua maupun Indonesia. Acara ini sekaligus menjadi wadah interaksi langsung antara mahasiswa dan Presiden Direktur PTFI.

BACA JUGA  Raffi Ahmad Siap Bantu Biayai Pendidikan Anak Mpok Alpa
UNCEN dan Freeport Indonesia Tandatangani MoU untuk Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan di Papua
Foto bersama Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, Rektor UNCEN Prof. Dr. Oscar O. Wambrauw, S.E, M.Sc., agr, dan para mahasiswa UNCEN di Auditorium Tembagapura, Gedung Sains dan Kemitraan UNCEN, Jayapura. (Foto: Dok. PTFI)

Saat ini, tercatat 332 alumnus UNCEN bekerja sebagai tenaga profesional di Freeport Indonesia. Sebanyak 255 mahasiswa menerima manfaat beasiswa dari Freeport, dengan 51 mahasiswa aktif saat ini.

Angka ini menunjukkan dampak nyata kolaborasi antara industri dan akademisi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan di Papua.(PR/01)