MPLS SMPN 4 Pasuruan Perkuat Karakter dan Mitigasi Bencana

MPLS SMPN 4 Pasuruan Perkuat Karakter dan Mitigasi Bencana
Siswa baru UPT SMP Negeri 4 Pasuruan mengikuti rangkaian kegiatan hari kedua MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027 yang meliputi pembentukan karakter, senam kebugaran, edukasi mitigasi bencana, pencegahan perilaku menyimpang, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: ist/SP)

PASURUAN, SUDUTPANDANG.ID – UPT SMP Negeri 4 Pasuruan melanjutkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang berfokus pada pembentukan karakter, peningkatan kebugaran jasmani, serta penguatan kesadaran mitigasi bencana bagi peserta didik baru.

Memasuki hari kedua MPLS, Selasa (14/7/2026), sekolah menyusun agenda yang tidak hanya mengenalkan lingkungan belajar kepada siswa baru, tetapi juga membekali mereka dengan nilai-nilai disiplin, religius, hidup sehat, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi darurat.

Kegiatan diawali dengan pembiasaan pagi di setiap kelas. Seluruh siswa mengikuti doa bersama, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, membaca surat-surat pendek Al-Qur’an, dan melakukan presensi yang dipandu oleh wali kelas bersama pendamping Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Pembiasaan tersebut menjadi bagian dari program sekolah dalam menanamkan karakter religius, memperkuat rasa nasionalisme, serta membangun kedisiplinan sejak awal peserta didik memasuki jenjang pendidikan menengah pertama.

Setelah kegiatan di kelas, seluruh murid berkumpul di lapangan sekolah untuk mengikuti Pertemuan Pagi Ceria.

Dalam kegiatan ini, para siswa menjalani serangkaian aktivitas kebugaran yang dipandu oleh panitia MPLS, wali kelas, dan pendamping OSIS.

Aktivitas tersebut meliputi pengukuran denyut jantung, senam bersama, hingga tes fleksibilitas sebagai bagian dari upaya sekolah membiasakan pola hidup sehat sejak dini.

BACA JUGA  SMPN 4 Pasuruan Gelar Sosialisasi SPMB SMA/SMK Negeri untuk Wali Murid Kelas 9

Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap siswa memahami pentingnya menjaga kondisi fisik sebagai salah satu faktor pendukung keberhasilan proses belajar.

Selama kegiatan berlangsung, wali kelas terus memberikan pendampingan agar seluruh siswa mengikuti setiap tahapan dengan tertib, aman, dan penuh semangat.

Usai kegiatan kebugaran, peserta didik mengikuti sesi Ruang Perjumpaan Murid Baru yang dilaksanakan di masing-masing kelas.

Sesi tersebut menjadi ruang interaksi awal bagi siswa untuk saling mengenal, membangun komunikasi yang positif, serta mempererat hubungan dengan wali kelas dan teman-teman sekelas.

Kegiatan ini juga bertujuan membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru sehingga mereka merasa lebih nyaman dalam menjalani proses pembelajaran.

Pada sesi berikutnya, sekolah menghadirkan materi mengenai Siaga Bencana dan Pencegahan Perilaku Menyimpang.

Untuk mendukung efektivitas pembelajaran, peserta dibagi ke dalam dua kelompok lokasi. Murid kelas VIIA hingga VIID mengikuti kegiatan di ruang pertemuan, sedangkan siswa kelas VIIE hingga VIIH menerima materi di Laboratorium IPA Baru.

Materi siaga bencana disampaikan oleh panitia MPLS sebagai bagian dari edukasi kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Para siswa diperkenalkan pada langkah-langkah mitigasi bencana, pentingnya menjaga ketenangan saat terjadi keadaan darurat, serta cara melindungi diri sesuai prosedur keselamatan.

BACA JUGA  Hakim MK Cecar Ahli DPR soal Anggaran MBG

Sementara itu, materi pencegahan perilaku menyimpang disampaikan oleh tim dari RSUD. Dalam sesi tersebut, siswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga pergaulan yang sehat, menghormati norma sosial, menghindari perilaku berisiko, serta membangun karakter yang bertanggung jawab.

Pihak sekolah berharap materi tersebut mampu meningkatkan kesadaran peserta didik agar mampu mengambil keputusan yang positif dalam kehidupan sehari-hari.

Menjelang waktu Dzuhur, seluruh siswa bersama wali kelas dan pendamping OSIS melaksanakan Salat Dzuhur berjamaah di mushala sekolah.

Sebelum pelaksanaan ibadah, wali kelas membantu mengatur barisan salat sehingga kegiatan berlangsung tertib, khusyuk, dan penuh kebersamaan.

Pembiasaan ibadah berjamaah menjadi bagian dari pendidikan karakter yang terus dikembangkan oleh SMP Negeri 4 Pasuruan dalam membentuk peserta didik yang religius serta memiliki akhlak mulia.

Sebagai penutup kegiatan, para siswa mengikuti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didampingi langsung oleh wali kelas.

Selain memastikan kegiatan berjalan tertib, wali kelas juga mendokumentasikan pelaksanaan MBG sebagai bagian dari laporan resmi pelaksanaan MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, siswa mengikuti doa bersama sebelum kembali ke rumah.

Kepala UPT SMP Negeri 4 Pasuruan menegaskan bahwa seluruh kegiatan MPLS dirancang tidak hanya untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun fondasi karakter peserta didik sejak awal.

BACA JUGA  Dandim 0819 Ikut Apel Kebangsaan dengan Pendamping Desa

Menurutnya, pembentukan karakter, kebiasaan hidup sehat, kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta penanaman nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab merupakan bekal penting bagi siswa dalam menjalani proses pendidikan.

Seluruh dokumentasi kegiatan dari setiap materi juga dikumpulkan melalui sistem penyimpanan bersama sebagai bagian dari laporan pelaksanaan MPLS.

Dengan dukungan panitia, wali kelas, pendamping OSIS, narasumber, serta seluruh warga sekolah, pelaksanaan hari kedua MPLS berlangsung lancar, tertib, edukatif, dan menyenangkan.

Melalui kegiatan tersebut, UPT SMP Negeri 4 Pasuruan berharap seluruh peserta didik baru semakin siap beradaptasi dengan lingkungan sekolah, memiliki karakter yang kuat, menjaga pola hidup sehat, memahami pentingnya mitigasi bencana, serta tumbuh menjadi generasi yang disiplin, tangguh, religius, dan berprestasi.(ACZ/09)