Pertama Kali, Angkasa Pura II Buka Posko Ful Fasilitas Digital

Posko Angkasa Pusa II Bandara Soekarno-Hatta/AP2

Jakarta, Sudut Pandang.id-Guna memantau seluruh aktivitas operasional dan pelayanan di Soekarno-Hatta, untuk pertama kalinya PT Angkasa Pura II mendirikan Posko Angkutan Natal dan Tahun Baru dengan perlengkapan dan fasilitas full digitalisasi.

Posko yang didirikan di kawasan Terminal 1 itu, dapat memberikan berbagai informasi penerbangan dan juga terkait fasilitas pelayanan bagi penumpang pesawat.

IMG-20220125-WA0002

“Sejumlah peralatan dan perlengkapan yang ada di posko tersebut, antara lain digunakan untuk memantau CCTV, melakukan video conference, memantau pergerakan penumpang dan pesawar secara realtime, memantau agar standar pelayanan di berbagai fasilitas tetap terjaga, dan sebagainya,” jelas President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (12/12/2019).

“Full digitalisasi sudah diterapkan di Posko di kawasan Terminal 1. Posko ini selain memantau aktivitas di Soekarno-Hatta juga digunakan untuk berkoordinasi dengan posko Angkutan Natal dan Tahun Baru lainnya yang ada di bandara-bandara PT Angkasa Pura II,” tambah Muhammad Awaluddin.

Ia menjelaskan, Posko utama Angkutan Natal dan Tahun Baru adalah di Airport Operation Control Center [AOCC] yang merupakan tempat seluruh stakeholder berkoordinasi, mewujudkan Airport Collaborative Decision Making.

“Kami memastikan operasional Bandara Soekarno-Hatta dapat berjalan lancar dengan standar pelayanan tinggi selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru,” katanya.

Presdir PT.Angkasa Pura II, M. Awaluddin/angkasapura2.co.id

Awaluddin memaparkan, ada 3 hal yang menjadi prioritas yang akan dilakukan, pertama, People, tentang kecukupan personil dalam hal operasi mandatori kebandarudaraan. Kedua Prpcess, untuk memastikan bahwa seluruh standard operating procedure (SOP) antar stakeholder berjalan optimal dan ketentuan yang berlaku.

“Ketiga, Facilities, seluruh fasilitas dan infrastruktur operasi serta pelayanan akan kami perhatikan, terutama yang mandatori seperti misalnya aspek mechanical electrical facilities, airside, land side dan data network, sehingga Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat sempurna melayani di seluruh customer touchpoint yang bersinggungan dengan operasi penumpang pesawat pada peak season Angkutan Natal dan Tahun Baru.” paparnya.

Sampai saat ini, jelasnya, jumlah pengajuan penerbangan tambahan atau extra flight di Soekarno-Hatta sudah mencapai 1.031 penerbangan, angka tersebut masih dapat terus bertambah.

“Meski jumlah penerbangan di Soekarno-Hatta meningkat pada masa libur Natal dan Tahun Baru ini, penerbangan akan berjalan lancar, salah satunya karena rencana runway 3 yang dioperasikan dengan dimensi 3.000 x 60 meter pada 20 Desember 2019,” terang Awaluddin.(bmg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.